Mempelajari Serba Serbi Budidaya Ikan Koi

Kolam ikan minimalis
October 21, 2019
Kolam ikan hias
October 28, 2019

Budidaya ikan koi sedang menjadi tren saat ini.  Ikan koi memang berasal dari “Negeri Sakura” Jepang. Ikan koi saat ini banyak ditemui di berbagai kota besar, di negara kita tercinta Indonesia. Karena jenis ikan ini memiliki daya tarik tersendiri. Jadi jika kita ingin melihat berbagai keindahan ikan koi, sekarang ini kita sudah tidak usah pergi jauh-jauh ke Jepang. Jika ingin membeli ikan hias koi,  di Indonesia sudah banyak para penggemar dan pembudidaya ikan koi. Sehingga budidaya ikan koi bukan lagi hal yang asing di dengar.

Tren budidaya ikan koi di Indonesia memang beberapa tahun belakangan ini sedang sangat diminati, bahkan karena harga jual ikan koi yang tinggi, hal ini membuat banyak para pembudidaya ikan koi yang menjadi sukses dan memperoleh penghasilan perbulan yang lumayan besar. Seorang pembudidaya ikan koi ternyata mampu meraup keuntungan 10 hingga 20 Juta Rupiah dalam setiap bulannya. Wow….luar biasa bukan? Inilah yang membuat semakin banyak orang berminat dan tertarik untuk memiliki budidaya ikan koi.

Nah, untuk Anda yang penasaran dengan cara budidaya ikan koi, Anda dapat menyimak penhelasannya berikut ini :

  1. Pilih Indukan Koi Yang Berkualitas.

Budidaya ikan koi diawali dengan  memilih indukan berkualitas. Anda harus mencari indukan pejantan dan betina yang sehat. Caranya dengan  melihat pergerakan ikan koi tersebut ketika berenang. Lihatlah dengan teliti pada sisik dan sirip ikan koi, jangan sampai ada penyakit yang bisa menular dan berbahaya seperti ; jamur, kutu, cacing insang, dan bakteri pada mata ikan.

Anda dapat memilih indukan ikan koi jantan yang minimal usia 2 tahun dan betina minimal 3 tahun. Budidaya ikan koi ini juga harus memperhatikan jumlah indukan yang akan di kawinkan. Sehingga budidaya ikan koi Anda sukses. Kemudian Anda harus menempatkan 1 indukan betina dengan 2 indukan pejantan.

Hal tersebut  dikarenakan untuk menjaga kalau-kalau salah satu indukan jantan tidak membuahi telur si betina, sehingga masih ada indukan jantan lainnya. Jika Anda menggunakan cara budidaya ikan koi ini, maka akan berdampak baik pada jumlah telur yang akan menetas nantinya.

Cara Kita Membedakan Ikan Koi Jantan dan Betina.

Untuk membedakan indukan ikan koi jantan dan betina pada saat memulai budidaya ikan koi tidaklah sulit. Ikan koi jantan adalah ikan yang memiliki bentuk tubuh panjang dan ramping. Sedangkan indukan betina memiliki ukuran tubuh yang besar dan perut yang lebih buncit. Indukan betina seperti ini merupakan tanda bahwa indukan ikan koi betina siap untuk di jodohkan

  1. Budidaya Ikan Koi di Kolam

Ada tiga jenis kolam yang bisa kita pilih untuk budiday ikan koi. Pertama budidaya ikan koi di kolam terpal, kedua budidaya ikan koi di kolam beton, ketiga cara budidaya ikan koi diaquarium. Setiap tempat budidaya  memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing.

*Budidaya Ikan Koi di Kolam Terpal

Kolam terpal sangat mengirit dana, karena  hanya butuh terpal dan bilah bambu untuk membuat kolam  terpal. Namun ada kekurangan dari budidaya ikan koi di kolam terpal adalah kolam terpal tidak tahan lama dan mudah bocor. Sebuah terpal biasanya  hanya akan bertahan kurang lebih 1 sampai 2 tahun pemakaian.

*Budidaya Ikan Koi di Kolam Beton

Budidaya ikan koi dalam kolam beton merupakan tempat pembudidayaan ikan koi yang paling banyak digunakan oleh para pembudidaya ikan koi profesional. Hal tersebut dikarenakan kolamnya  lebih mudah untuk dibersihkan dan tempatnya berdaya tahan lama. Sebuah kolam beton untum budidaya ikan koi mampu bertahan 5 hingga 10 tahun, namun tergantung perawatan yang dilakukan pemiliknya.

Namun kekurangan budidaya ikan koi menggunakan kolam beton adalah pada saat pertama membuat kolam,biaya yang dikeluarkan untuk pebuatan kolam beton tidaklah sedikit, tetapi jika seseorang pembudidaya serius menekuni usaha ini, maka seiring berjalannya waktu, modal tersebut akan kembali oleh keuntungan yang akan didapat. Selain itu keuntungan budidaya ikan koi di kolam beton dari pada kolam lainnya adalah ikan koi akab lebih merasa tenang dan nyaman, sehingga mempu mempercepat proses pemijahan.

  1. Budidaya Ikan Koi di Aquarium.

Budidaya ikan koi di aquarium lebih menguntungkan karena kita tidak harus memiliki lahan luas, tetapi tempat ini jarang digunakan untuk budidaya ikan koi. Hal tersebut karena di dalam aquarium  sering membuat ikan koi stres.

Keadaan dan ukuran aquarium yang sempit membuat pergerakan ikan koi indukan tidak nyaman, dan ikan koi menjadi stress jika terlalu sering dilihat orang. Jadi akan lebih baik bagi seorang pemula jika ingin membuat budidaya  ikan koi maka gunakanlah jenis kolam tembok. Walaupun awal-awal membutukan anggaran banyak, akan tetapi kolam beton bisa bertahan lama dan lebih menguntungkan.

  1. Pemijahan Indukan Ikan Koi

Cara budidaya ikan koi selanjutnya adalah pemijahan indukan ikan koi. Setelah kurang lebih proses 1 minggu masa penjodohan indukan, maka ikan koi betina siap untuk bertelur. Ada dua tahapan pengeluaran telur ikan koi, yaitu membiarkan ikan koi bertelur sendiri atau dibantu kita.

Jika kita ingin membiarkan ikan koi bertelur sendiri, kita hanya tinggal menyiapakan tanaman air dan serabut kelapa agar telur dapat menempel. Sedangkan jika kita akan membantu proses bertelur, maka indukan ikan koi yang siap bertelur harus dibius terlebih dahulu. Setelah ikan koi dalam kondisi halusinasi, maka  kita tinggal menekan perut ikan koi untuk mengeluarkan telurnya.

Dan setelah telur ikan koi keluar, tahapan selanjutnya adalah mengeluarkan sperma indukan ikan koi jantan. Dengan cara mengeluarkan sperma hampir sama bahkan lebih mudah. Setelah telur dan sperma keluar, kita tinggal aduk-aduk secara merata dengan bulu ayam. Tahapan selanjutnya tinggal menempatkan telur pada aquarium. Sekitar 2-3 hari maka bibit ikan koi akan mentas.

  1. Merawat Bibit Ikan Koi Kecil

Tahapan budidaya ikan koi selanjutnya dalam tahap perawatan bibit ikan koi kecil.Sebaiknya tempatkan bibit ikan koi ke dalam aquarium. Karena di dalam aquarium kita bisa mamantau pertumbuhan ikan koi dan bisa memisahkan mana ikan koi yang sakit dan memiliki ukuran terlalu besar untuk dipindahkan ketempat lain.

Aturlah kadar Ph pada Aquarium. Keasaman yang cocok untuk bibit ikan koi adalah sekitar pH 6,5-7 , dan memiliki suhu air sekitar 25-30 C. Sehingga suhu  pada aquarium cukup dijaga dengan memberikan lampu ukuran 5 Watt.

  1. Pemberian Makanan Pada Ikan Koi Kecil.

Proses dan tahapan terakhir untuk budidaya ikan koi adalah pemberian makanan. Ikan koi yang baru menetas akan memiliki cadangan makanan di perutnya.  Ikan koi kecil cadangan makanannya akan hilang setelah 4-5 hari pasca penetasan.

Dan kita harus menyambung asupan nutrisi ikan koi  kecil yang baru menetas tersebut, kita bisa memberikan potongan cacing sutra beku atau dengan memberikan kutu air berukuran kecil. Dan kemudian setelah ikan koi kecil berusia 3 atau 4 minggu, ikan koi anakan tersebut sudah bisa diberi makan pelet kecil dan sudah siap ditempatkan di kolam terbuka.

Demikian langkah-langkah tahapan atau cara budidaya ikan koi. Semoga artikel budidaya ikan koi ini dapat membantu Anda para pemula yang ingin mencoba cara budidaya ikan koi. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *